Kekurangan Vespa Sprint 150

Kekurangan Vespa Sprint 150

Piaggio grub merupakan salah satu perusahaan skuter terbesar sejak 70 tahun yang lalu. Bahkn skuter besutan dari Piaggio tersebut memiliki peminat tersendiri daripada skuter lainnya. Karena tampilannya yang unik dan khas menjadikan skuter tersebut banyak diminati. Ya, siapa lagi kalau bukan Vespa. Vespa selalu bisa mengambil hati penggemarnya dengan desain dan mesinnya tanpa harus meninggalkan model lama. Seperti halnya dengan Vespa Sprint 150.

Kekurangan Vespa Sprint 150

Vespa Sprint 150 ini didesain dengan tampilan yang modern dan dikabarkan bahwa Vespa ini merupakan penerus dari Vespa yang pernah populer pada tahun 1966. Pastinya banyak hal yang menjadi daya tarik dari Vespa ini namun apakah ada kekurangan yang dirasakan oleh pecinta Vespa ketika menggunakannya di jalan? Mari kita simak beberapa kekurangan yang ada pada Vespa Sprint 150!

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, memang Vespa Sprint 150 merupakan merk dari Italia namun produksi dari Vespa ini adalah di Vietnam. Pastinya mesin yang digunakan akan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Kelemahan Vespa Sprint 150 yang pernah dirasakan oleh skuteris adalah pada bagian speedometer. Ya, kadangkala speedometer mudah eror hal ini menjadi masalah yang cukup utama. Hal ini belum diketahui masalahnya, bisa saja pada kabelnya atau pada jarum pada speedometer.

Dilihat dari material bodi yang digunakan, Vespa Sprint 150 ini menggunakan bodi dari besi yang akan memungkinkan gesekan dan sangat mudah peyok ketika bersinggungan. Selain itu, biaya untuk cat ulang skuter ini juga cukup mahal sehingga perlu hati-hati.

Nah untuk bagian mesin pun juga tidak luput dari kekurangan terlebih pada masalah bahan bakar dan pengereman. Karena Vespa Sprint 150 mengandalkan mesin 150cc maka bahan bakarnya lebih boros, untuk pengisian 1 liter bahan bakar saja hanya bisa digunakan untuk 30 km meter saja bahkan lebih boros dari motor yang berkapasitas 150 cc lainnya.

Selain itu masalah pada pengeremannya, karena menggunakan torsi yang besar dan selain itu bobotnya yang berat membuat skuter ini tidak responsif ketika di rem. Rem ini terfokus pada rem belakang saja karena tidak bisa menghentikan laju motor dengan baik.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!