Kekurangan Vespa Primavera

Kekurangan Vespa Primavera

PT Piaggio Indonesia selalu menghadirkan Vespa dengan desain yang unik dan menjadi ciri khasnya. Sudah 70 tahun Vespa hadir di ranah otomotif dunia begitu pula di Indonesia. Skuteris Vespa pasti sangat memahami dengan skyter besutan dari Piaggio ini, mulai dari mesin hingga tampilan yang dihadirkan. Maka dari itu, Piaggio selalu menginovasi Vespanya sesuai dengan kebutuhan konsumen sekaligus mengikuti tren saat ini tanpa harus menghilangkan ciri khas dari Vespa tersebut.

Kekurangan Vespa Primavera

Tahun lalu, Piaggio mengenalkan Vespa terbarunya di Jakarta yang bernama Vespa Primavera. Vespa ini sudah diluncurkan di Indonesia pada awal tahun ini yang pastinya memiliki tampilan yang khas dan berbeda dengan skuter lainnya. Seperti halnya dengan skuter lainnya, pasti terdapat beberapa kekurangan yang dirasakan sehingga memilih Vespa ini karena beberapa faktor hal saja. Lalu apa saja kekurangan dari Vespa Primavera?

Dimulain dari desain Vespa Primavera, kamu bisa lihat pada bagian headlampnya. Walau tampilannya sangat pas namun sangat disayangkan pada lampu depan ini adalah sangat mudah cepat panas. Sebab lampu yang digunakan merupakan lampu halogen yang mana jika dinyalakan dalam waktu lama akan mudah panas.

Sedangkan bagian velg, Vespa Primavera mengandalkan velg dengan diameter 10 inci. Namun sayangnya, ukuran velg yang kecil tersebut justru bisa mengakibatkan gesekan ketika melaju diatas jalan yang bergeronjal atau melewati polisi tidur. Pada umumnya, velg yang digunakan akan berukuran sekitar 11-12 inci.

Kekurangan lainnya adalah pada konsumsi bahan bakar. Vespa Primavera ini mengandalkan mesin berkapasitas 150 cc yang notabene akan mengkonsumsi bahan bakar cukup banyak. Sehingga sangat disayangkan bahwa skuter ini tidak bisa digunakan untuk perjalanan jauh karena boros dalam mengkonsumsi bahan bakar tersebut.

Mesin pada Vespa Primavera juga mudah panas terutama ketika di jalanan saat macet maka hal ini sangat memungkinkan. Untuk mengatasi masalah tersebut adalah memaksimalkan sirkulasi udara pada skuter dengan membuka bagian jok ketika berhenti. Selain itu, ketika perjalanan juga masih terasa bergetar karena menggunakan CVT standar. Getaran ini akan semakin terasa ketika berada pada rpm yang rendah.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!